Antara tradisi dan kesetaraan: Pergeseran makna simbolik warna baju Bodo dalam perdebatan masyarakat Bugis-Makassar

  • Tenri Wali Batari tenwaa5@gmail.com
  • Putri Rahmadiana Aprilia Universitas Negeri Makassar
  • Andira Agustina Rahmat Universitas Negeri Makassar

Abstract

Penelitian ini mengkaji transformasi makna simbolis warna pada baju bodo di kalangan masyarakat Bugis-Makassar di Sulawesi Selatan, yang terus berkembang  seiring waktu berjalan. Di masa lalu, warna-warrna pada baju bodo melambangkan status sosial, kelompok usia, dan tahapan kehidupan perempuan bugis-makassar. namun, dalam konteks saat ini, penggunaannya tidak lagi terkait secara ketat oleh norma-norma  tradisional, melainkan lebih mengutamakan preferensi pribadi dan semangat kesetaraan sosial. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengkaji pergeseran makna tersebut da mengeksplorasi ketegangan sosial yang timbul. Pendekatan yang diguunakan mencakup metode kualitatif deskriptid melalui wawancara virtual, tinjauan literatur, dan netnografi melalui pengamatan platform media sosial. Temuan penelitian ini menunjukkan pergeseran dari makna simnolis yang terbatas menuju interpretasi yang lebih fleksibel, disertai dengan kontroversi antara upaya melestarikan tradisi dan hak atas kebebasan individu.

References

Abdussamad, Z. (2021). Metode Penelitian Kualitatif. Syakir Media Press.

Bahfiarti, T. (n.d.). Konsep Warna 'Baju" dalam Perkawinan Adat Bugis (Studi Komunikasi Nonverbal. PAB Simbol , 7-9.

Cahyo, P. S. (2014). Cultural Studies: Perlintasan Paradigmatik dalam Ilmu Sosial. Jurnal Ilmiah Komunikasi, 20.

Fatimah, A. F. (2023). Transformasi Baju Bodo (Waju Tokko) Pada Masyarakat Bugis. Jurnal Seni Rupa dan Desain, 323-324.

Fatmawati, F., & Kurnia, H. (2024). Mengenal Kebudayaan Suku Bugis. Jurnal Ilmu Sosial dan Budaya Indonesia, 77.

Hasdiana. (2008). Nilai Estetik Baju Bodo Dalam Arus Busana Modern. Jurnal Saintek, 2.

Hijriah, A. F. (2023). Transformasi Baju Bodo (waju tokko) Pada Masyarakat Bugis. Paratiwi, 135.

I, N. (2019). Pakaian Adat Saleno (Studi Perubahan Model Pakaian Adat Pada Masyarakat Bugis Pinrang). Departtemen Antropologi Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Hasanuddin , 21-22.

Koentjaraningrat. (1991). Metode-Metode Penelitian Masyarakat. Gramedia.

Maida, A. N., & I. B. (2024). The Transformation of Social Values in The Meaning of Traditional Bridal Attire For
Bugis Makassar Women by Mua (Makeup Artists) in Makassar City. AACF, 3.

Suhartini, & Kasmin, N. F. (2025). Melestarikan Kearifan Lokal : Keindahan Baju Bodo Bugis Makassar dalam Mempertahankan Identitas Budaya di Era Modern. APPISI, 158.

Wiediharto, V. T., & dkk. (2020). Nilai-Nilai Kearifan Lokal Tradisi Suran. DIAKRONIKA, 15.

Wulandari, N., & dkk. (2024). Implikasi Keragaman Budaya Dalam Praktik Bimbingan Dan Konseling: Studi Kasus
Mahasiswa Semester 4 Bimbingan Dan Konseling Universitas Negeri Medan. Journal Of Social Science Research, 3.

Zahra, L. (2025). Perubahan Sosio-Kultur antara Tradisi dan Modernitas: Studi Kasus Tedhak Siten. Diwangkara, 146.

Zamzami, F., & Sholehnurdin, F. (2024). Prosesi “Malam Pacar” Dalam Tradisi Pernikahan Masyarakat Bugis di Sulawesi Selatan Perspektif Maslahah Mursalah. Journal of Family Studies, 345-346.
Published
2026-05-12
How to Cite
BATARI, Tenri Wali; APRILIA, Putri Rahmadiana; RAHMAT, Andira Agustina. Antara tradisi dan kesetaraan: Pergeseran makna simbolik warna baju Bodo dalam perdebatan masyarakat Bugis-Makassar. Jurnal Kajian Sosial dan Budaya: Tebar Science, [S.l.], v. 10, n. 1, p. 48-54, may 2026. ISSN 2597-4114. Available at: <http://ejournal.tebarscience.com/index.php/JKSB/article/view/275>. Date accessed: 25 may 2026. doi: https://doi.org/10.36653/jksb.v10i1.275.
Section
Artikel Vol 10 No. 1 Januari-April 2026