Kajian nilai budaya dan peran tradisi Gantala Jarang dalam menguatkan identitas budaya masyarakat kabupaten Jeneponto di Sulawesi Selatan

  • Mutiara Andini Suci Universitas Negeri Makassar
  • Audri Mei Sane Universitas Negeri Makassar
  • Nur Afifah Ananda Masita Universitas Negeri Makassar

Abstract

Gantala Tidak sering ialah salah satu santapan khas Jeneponto, Sulawesi Selatan yang jadi karakteristik khas warga Jeneponto, yang sebagian besar dibuat dari daging kuda. Dalam bahasa setempat," gantala" berarti saus bening serta" tidak sering" berarti kuda. Hidangan ini terbuat dengan merebus daging kuda yang dipotong dadu dengan garam, serai, tanpa banyak bumbu, sehingga cita rasa daging kudanya sangat gurih serta lezat, metode pembuatannya lumayan simpel ialah dimasak di atas api yang menyala. Nilai budaya Gantala Tidak sering sangat dalam untuk warga Jeneponto, Sulawesi Selatan. Gantala Tidak sering bukan cuma semata- mata santapan, namun jadi simbol kebersamaan, kehormatan, serta bukti diri budaya warga setempat yang terus dilestarikan. Hidangan ini kerap muncul dalam bermacam kegiatan tradisional semacam perkawinan, sunat, aqiqah, serta perayaan keagamaan, di mana kehadirannya menunjukkan kegembiraan serta kehangatan kegiatan dan penghormatan kepada tuan rumah. Tradisi Gantala Tidak sering mempunyai kedudukan berarti dalam menguatkan bukti diri budaya warga Kabupaten Jeneponto.

References

Alimuddin. (2024). Festival Gantala Jarang, Pemicu dan Pemikat Efek Kesejahteraan Masyarakat. Pinisi.co.id, 26 April.

Budaya-Indonesia.org. (2018). Gantala Jarang - Jeneponto - Sulawesi Selatan. Diakses Oktober 2025.

Goodnewsfromindonesia.id. (2024). Mengenal Gantala Jarang, Olahan Daging Kuda Khas Jeneponto. Diakses Oktober 2025.

Hartgo, H. & Hartomo, S. (2014). Pengembangan Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) dalam Perekonomian Indonesia. Jakarta: Penerbit Nasional.

Liputan6.com. (2025). Bumbu Simpel Gantala Jarang, Masakan Daging Kuda Khas Jeneponto Sulsel. Diakses Oktober 2025.

Linda Natasya.(2024) Proposal metodologi kebudayaan.

Soekanto, S. (1970). Pokok-Pokok Sosiologi. Jakarta: RajaGrafindo Persada.

Soemardjan, S., & Soelaeman, S. (1964). Sosiologi: Suatu Pengantar. Jakarta: PT RajaGrafindo Persada.

Tylor, E. B. (1871). Primitive Culture: Researches into the Development of Mythology, Philosophy, Religion, Language, Art and Custom. London: John Murray.

Wikipangan.id. (2025). Gantala Jarang. DiaksesĀ OktoberĀ 2025.
Published
2026-05-08
How to Cite
SUCI, Mutiara Andini; SANE, Audri Mei; MASITA, Nur Afifah Ananda. Kajian nilai budaya dan peran tradisi Gantala Jarang dalam menguatkan identitas budaya masyarakat kabupaten Jeneponto di Sulawesi Selatan. Jurnal Kajian Sosial dan Budaya: Tebar Science, [S.l.], v. 10, n. 2, p. 7-12, may 2026. ISSN 2597-4114. Available at: <https://ejournal.tebarscience.com/index.php/JKSB/article/view/261>. Date accessed: 09 may 2026. doi: https://doi.org/10.36653/jksb.v10i2.261.
Section
Artikel Vol 10 No. 2 Mei-Agustus 2026