Pendidikan pancasila di perguruan tinggi sebagai benteng karakter bangsa dalam arus globalisasi

  • Andi Aco Agus Fakultas Ilmu Sosial dan Hukum, Universitas Negeri Makassar

Abstract

Pancasila is very important as a bastion of national character, as the foundation of the state and a way of life. Pancasila serves to preserve the nation's identity so that it is not uprooted from its cultural roots. Pancasila education in higher education institutions is a key instrument in instilling values in the younger generation who will one day lead a nation that is integrated, globally competitive, and rooted in Pancasila, capable of filtering foreign cultures and becoming citizens who love their homeland. The pitfalls of globalization for the nation's character are foreign cultures, individualism, materialism, digital technology, misuse of social media, moral degradation, the free market economy, value orientation, weakening of the spirit of mutual cooperation, tolerance, and nationalism. Strategies to strengthen Pancasila values in the younger generation include innovative learning curricula, project-based learning, real-case discussions, comprehensive studies, lecturer role models, strengthening extracurricular activities, increasing forums that foster a spirit of nationalism, utilizing technology, and creating creative digital content based on Pancasila values

References

Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP). (2023). Laporan Program Revitalisasi Pancasila. Jakarta: BPIP.

Badan Pusat Statistik (BPS). (2020). Sensus Penduduk 2020. Jakarta: BPS.

Badan Pusat Statistik (BPS). (2022). Survei Pendidikan Karakter di Indonesia. Jakarta: BPS.

Darmaputera, E. (2016). Pancasila: Identitas dan Modernisasi. Jakarta: BPK Gunung Mulia.

Ependi, M. S., Hidayat, T., & Hamdani, N. A. (2023). Pembinaan karakter pada anak dan remaja. Bandung: CV Sadari.

Giddens, A. (1990). The Consequences of Modernity. Stanford: Stanford University Press.

Haryatmoko. (2016). Etika Publik untuk Integritas Pejabat Publik. Jakarta: Kompas.

Kaelan & Zubaidi. (2019). Pendidikan Pancasila di Perguruan Tinggi. Jakarta: Rajawali Pers.

Kaelan. (2017). Pendidikan Pancasila. Yogyakarta: Paradigma.

Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek). (2022). Kurikulum Merdeka: Pedoman Implementasi. Jakarta:
Kemendikbudristek.

Latif, Y. (2018). Negara Paripurna: Historisitas, Rasionalitas, dan Aktualitas Pancasila. Jakarta: Gramedia.

Lickona, T. (1991). Educating for Character: How Our Schools Can Teach Respect and Responsibility. New York: Bantam Books.

Lutfiana, D. (2023). Implementasi Project Based Learning dalam Pembelajaran Pendidikan Pancasila. Jurnal Pendidikan Karakter, 13(2), 145-158.

Mubyarto. (2017). Pancasila dan Sistem Ekonomi Indonesia. Yogyakarta: BPFE.

Ningsih, T. (2012). Implementasi pendidikan karakter. Purwokerto: STAIN Press.

Notonagoro. (2018). Pancasila Secara Ilmiah Populer. Jakarta: Pantjuran Tujuh.

Ramadhani, O., & Khoirunisa, A. N. (2025). Generasi Z, literasi digital, dan ancaman disinformasi: Analisis literasi digital Generasi Z dan tantangan hoaks di era post-
truth. Jurnal Komunikasi dan Media, 12(1), 23-38.

Rasyid, M., Alfiandra, A., Nurmalisa, Y., & Mentari, A. (2024). Pendidikan karakter berbasis nilai-nilai Pancasila. Bandung: Media Sains Indonesia.

Rohim, N. M., & El-Yunusi, S. A. (2024). Implementasi pendidikan karakter di Indonesia: Strategi dan tantangan. Jurnal Pendidikan Karakter Indonesia, 5(2), 89-102.

Rumbik, F. A., Gultom, E., & Oktavia, T. (2024). Karakteristik pembelajaran Generasi Z di era digital. Jurnal Inovasi Pendidikan, 8(1), 67-79.

Saputra, Y. D., Widodo, A., & Rusmana, N. (2023). Urgensi pendidikan karakter di era milenial. Jurnal Basicedu, 7(3), 1950-1959.

Sekretariat Negara. (2025). Laporan Keamanan Siber dan Ancaman Digital. Jakarta: Sekretariat Negara Republik Indonesia.

Zurqoni, Retnawati, H., Apino, E., & Anazifa, R. D. (2021). Membumikan pendidikan karakter di sekolah. Yogyakarta: UNY Press.
Published
2025-12-09
How to Cite
AGUS, Andi Aco. Pendidikan pancasila di perguruan tinggi sebagai benteng karakter bangsa dalam arus globalisasi. Jurnal Kajian Sosial dan Budaya: Tebar Science, [S.l.], v. 9, n. 2, p. 20-29, dec. 2025. ISSN 2597-4114. Available at: <http://ejournal.tebarscience.com/index.php/JKSB/article/view/226>. Date accessed: 21 jan. 2026. doi: https://doi.org/10.36653/jksb.v9i2.226.
Section
Artikel Vol 9 No. 2 Mei-Agustus 2025